Tentangsinopsis.com – Sinopsis Hello, Me! Episode 5 Part 1, Kamu sanggup tahu link selengkapnya untuk daftarnya di goresan pena yang ini. Nih gaes kalau Kalian ingin lihat Episode sebelumnya baca di sini.
Ban Hani menghampiri meja isu kalau ia pegawai gres yang mulai melakukan pekerjaan hari ini. Orang tersebut menyuruh menanti sebentar kemudian mengambil kartu pengenal memberikannya terhadap Ban Hani. Ban Hani mendapatkannya kemudian mengucapkan terima kasih.

Chang Seung Seok sedang menurunkan barang-barang sedangkan Yoo Hyun sedang bermain ponsel, sehabis selesai Chang Seung Seok menghampiri Yoo Hyun berkata kalau sudah selesai. Yoo Hyun sedang menyaksikan santapan di ponselnya memerintahkan Chang Seung Seok mengubah menunya.

Setelah keluar dari lift Ban Hani berlangsung mencari ruangan produksi, tidak sengaja Chang Seung Seok menabrak Ban Hani sehingga kopi yang ia bawa tumpah mengenai baju Ban Hani secepatnya meminta maaf.
Tunggu ucap Chang Seung Seok di saat menyaksikan kartu pengenal milik Ban Hani yang terjatuh, tetapi Ban Hani sudah menjauh.
Sesampainya di toilet Ban Hani secepatnya membersihkan bajunya menggunkan air kemudian menakutkan memakai pengering, Ban Hani menyaksikan jam tangannya terkejut alasannya merupakan sudah jam 9.

Chang Seung Seok memamerkan kopi yang tinggal setengahnya terhadap Yoo Hyun berkata tak sengaja bertabrakan dengan seorang perempuan tadi. Sudah kuduga ini akan terjadi kopiku tinggal setengah ucap Yoo Hyun.
Chang Seung Seok memamerkan kopi miliknya terhadap Yoo Hyun kemudian memamerkan kepadanya. Sudah mau pergi tanya Yoo Hyun menyaksikan Chang Seung Seok yang mau pergi.
Aku mesti mengembalikan ini ucap Chang Seung Seok mengeluarkan kartu pengenal milik Ban Hani. Ini bibi renta ucap Yoon Hyun sehabis mengambilnya kartu pengenal tersebut.

Maaf saya telat ucap Ban Hani di saat memasuki ruang buatan kemudian mengenalkan diri kalau ia pegawai gres yang mulai melakukan pekerjaan hari ini. Oh Jieun meletakan pena kemudian menyaksikan Ban Hani seraya berguman Ban Hani.

Setelah selesai menari Ban Hani kembali ke ruang ganti, Jieun kamu yang terbaik ucap Ban Hani di saat Oh Jieun memamerkan minuman. Seorang siswa masuk kemudian bekata kalau ia mau memotret tim tari untuk majalah sekolah.
Hei, Jieun kamu bukan tim tari ucap siswa tersebut di saat Oh Jieun bangkit di sebelah mereka. Oh Jieun meminta maaf kemudian menghindari mereka.

Ini benar beliau ucap Oh Jieun sehabis menyaksikan surat lamaran kerja Ban Hani. Saat waktunya senam Joa mereka semua bangkit kemudian mulai bergerak, kecuali Ban Hani yang masih duduk seta kebingungan menyaksikan mereka.
Ban Hani bangkit kemudian mulai mengikuti gerakan mereka. Yoo Hyun bangkit di depan ruang buatan kemudian menyaksikan Ban Hani yang sedang mengikuti gerakan tari seraya berkata kurasa ini sungguh-sungguh takdir alasannya merupakan kita terus berjumpa dengan senyuman lebar menghiasi bibirnya.

Ban Hani kecil sedang menyimak radio mengenai ramalan cuaca kemudian mengeluh kapan akan turun hujan kemudian menjatuhkan dirinya di kasur seraya berkata kalau ia tak perlu belajar, mengikuti cobaan dan mendengar omelan Ibu tetapi jenuh setengah mati.
Ban Hani menuju dapur alasannya merupakan lapar kemudian menerima note di kulkas membacanya, Jika lapar belilah gimbap dengan duit ini. Diam di rumah jangan ke mana-mana.

Ban Hani kecil sedang bangkit di depan mesin pemesan makan, di saat menoleh kebelakang Ban Hani kecil memerintahkan orang di belakangnya maju lebih dulu, jadi begitu caranya mutakhir sekali dunia kini ini ucap Ban Hani kecil sehabis orang tersebut memesan menyaksikan cara memakainya.
Ban Hani kecil sedang makan bareng Go Sohye, kemudian berjanji akan bayar sisanya nanti. Apa bawah umur zaman kini tak melakukan pekerjaan paruh waktu tanya Ban Hani sehabis menyaksikan sekelilingnya. Kau mau kerja paruh waktu tanya Go Sohye kemudian memamerkan ponselnya terhadap Ban Hani.
Rupanya kita sanggup mencari pekerjaan melalui ponsel ucap Ban Hani seraya menyaksikan lowongan pekerjaan. Ban Hani berteriak di saat menyaksikan AGENSI KING STAR MENCARI MODEL IKLAN.

Ban Hani membayangkan mejnadi selebritas tersohor, di saat berlangsung keluar dari gedung Ban Hani kecil ditanyai para wartawan, Kau selamanya milikku ucap seorang penggemar kemudian menembakkan pistol kearah Ban Hani kecil.
Bodyguard Ban Hani bangkit di depan Ban Hani untuk melindunginya sehingga ia yang terkena tembak. Ban Hani mendekati bodyguard yang tertembak kemudian menangis dan berkata kumohon bertahanlah Pak Pengawal. *Di adegan ini ada lagu You’re My Everything milik Gummy,
Sebelum saya meninggalkan dunia ini saya ingin menyimak “Song of Peace” lagu favoritmu kemudian mereka menyanyikan lahu tersebut.

Apa katamu tanya Ban Hani kecil sehabis tersadar, apa kamu sanggup syuting pekan ini tanya orang tersebut. Tentu saja ucap Ban Hani kemudian mengajukan pertanyaan syuting untuk tugas apa.
Hanya figuran untuk iklan tajil lupakan kalau kamu tidak ingin ada banyak orang yang mau dibayar 500.000 won per hari jawab orang tersebut. Aku sungguh menggemari tajil ucap Ban Hani kecil.

Ban Hani bareng tim buatan yang lain sedang menghasilkan materi presentasi, sehabis selesai mereka mempersiapkan berbelanja santapan makan siang nanti, Mau kubelikan tanya Ban Hani di saat mereka menyampaikan kalau tidak memiliki layanan antar.
Ban Hani mendapatkan kartu dari Ko Jung Do kemudian mulai mencatat pesanan mereka di ponselnya setelahnya Ban Hani keluar untuk berbelanja pesanan mereka.

Astaga kamu berlebihan sekali ucap Ja bersaudara menyaksikan Yoo Hyun mengupas bawang bombai menggunkan beling mata, Yoon berkata kalau ia begini alasannya merupakan mataku pedih.
Kang Geum Ja berkata kalau ia tak lihat karung kacang. Yoo Hyun menjawab kalau ia tak tahu mungkin kacangnya kabur.
Berani-beraninya kamu bercanda ucap Kang Geum Ja kemudian mengejar-ngejar Yoo Hyun hendak memukulnya memakai ceuntong yang ia bawa.

Yoo Hyun keluar mencari kacang tersebut, Yoo Hyun mndekati karung kacang tersebut di samping dinding lalau berkata melakukan pekerjaan di dapur kantin itu bikin kecapekan kemudian mengambil kacangnya di saat mengambil, kacang tersebut tumpah alasannya merupakan tidak di ikat dengan erat.
Ban Hani terjatuh di saat menginjak kacang-kacang tersebut di saat membawakan pesanan yang ia beli memicu masakan tersebut ikut jatuh.
Kau baik-baik saja tanya Yoo Hyun sehabis menghampiri Ban Hani yang terjatuh. Ban Hani tidak menjawab pertanyaan Yoo Hyun, Tidak ucap Ban Hani sehabis menyaksikan masakan tersebut jatuh. Ban Hani menyaksikan Yoo Hyun kemudian berteriak.

Ban Hani kembali berbelanja masakan yang di pesan tim produksi, di dikuti Yoo Hyun di sampinya. Sembari mereka berlangsung Yoo Hyun berkata gotong royong ingin memamerkan sesuatu tetapi tertinggal di dapur.
Kenapa kamu ada di sini tanya Ban Hani. Yoo Hyun menjawab kalau ia melakukan pekerjaan di Penganan Joa dan saya rekan kerjamu dan ini niscaya takdir. Ban Hani menghentikan langkahnya berkata kebetulan dan takdir kita buruk.

Ban Hani kembali ke kedai yang menjal masakan yang ia pesan sebelumnya kemudian menyaksikan masakan tersebut sudah habis, pedagang tersebut menginformasikan kalau ia kekurangan bahan.
Ban Hani memarahi Yoo Hyun alasannya merupakan hari pertamaku awut-awutan alasannya merupakan kamu padahal saya ingin mengambil hati mereka. Yoo Hyun merasakan masakan tersebut kemudian mengajak Ban Hani pergi.

Maafkan saya ucap Ban Hani sehabis menaruh masakan tersebut di meja. Aku tak menyuruhmu menghasilkan tajil manis beras beli tteokbokki saja tak becus omel Bang Ok Joo.
Oh Jieun berkata kalau kita tidak akan sanggup melakukan pekerjaan dengan perut kosong bagaimana kalau beli roti lapis atau cake saja. Biar saya yang beli ucap Ban Hani kemudian keluar,
Setibanya diluar Ban Hani menyaksikan Yoo Hyun kemudian mengajukan pertanyaan apa ini dan kenapa kamu ke sini. Tteokbokki ucap Yoo Hyun yang sebelumnya ia mengolah masakan sendiri.

Yoo Hyun memasuki ruang buatan kemudian meletakkannya di meja berkata kalau ia tak sengaja menjatuhkan tteokbokki kalian kemudian meminta maaf alasannya merupakan agak lama. Oh Jieun terkejut menyaksikan Yoo Hyun hendak berkata tetapi dengan segera Yoo Hyun mengode mudah-mudahan tidak berkata apa-apa.
Mereka membukanya kemudian mulai memakannya, Yoo Hyun melarang mereka memarahi beliau Ban Hani kemudian berkata selamat menikmati.
Yoo Hyun berbalik memamerkan kartu bisnis milik Ban Hani kemudian membisikkan jaga barangmu dengan baik jangan dijatuhkan hingga nanti. Ban Hani mari kita bicara sebentar ajak Oh Jieun sehabis Ban Hani masuk.

Ban Hani kecil memencet bel rumah Hayoung kemudian bersembunyi sehabis tidak ada yang membukanya kemudian ia masuk kemudian mengemasi baju-baju milik Hayoung kedalam koper, Ban Hani kecil mengambil topi dan beling mata kemudian mengenakannya.
Ban Hani keluar seraya menyeret koper, Kurasa itu milikku ucap Seongwu di saat berpapasan dengan Ban Hani, namaku Chae Seongwu ucap Ban Hani.

Kau sungguh berganti dahulu kamu Lee Hyori sekolah kita ucap Oh Jieun sehabis duduk di samping Ban Hani duduk dan mengamati performa Ban Hani. Kau mengenalku tanya Ban Hani. Kau tak mengenalku tanya Oh Jieun kemudian berkata benar juga saya juga banyak berubah.
Jieun panggil Ban Hani kemudian berkata sudah usang tak berjumpa bagaimana kabarmu. Seperti yang sanggup kamu lihat jawab Oh Jieun. Ban Hani berkata kalau gotong royong ingin minta maaf kalau berjumpa kamu lagi.
Tidak kata Oh Jieun kemudian berkata tidak perlu membahas masa kemudian saya sudah melupakannya. Kau keren sekali kini dan saya tak akan tahu kalau tak diberi tahu ucap Ban Hani sehabis menyaksikan performa Oh Jieun.

Bagaimana kamu sanggup mengenal juru masak tadi tanya Oh Jieun. Ban Hani menjawab agak rumit kalau diterangkan pada dasarnya saya pernah meminjamkan duit terhadap dia. Kau meminjami beliau duit dan saya tak mengira kita akan berjumpa seumpama ini bahagia sanggup berjumpa denganmu lagi.
Aku juga ucap Ban Hani. Kau sanggup beri tahu saya kapan pun kalau memerlukan sesuatu alasannya merupakan ini wilayah kerja Oh Jieun memerintahkan Ban Hani bersikap professional kalau pegawai lain tahu korelasi kita situasi sanggup menjadi canggung.
Setelah mengngkat telpon Ban Hani menghampiri Oh Jieun kemudian mengajukan pertanyaan katamu tadi saya sanggup minta bantuanmu kalau memerlukan sesuatu. Ya ada apa tanya Oh Jieun. Ban Hani meminta izin mesti pulang lebih awal.

Ban Hani berada di kantor polisi kemudian menghampiri Ban Hani dan Seongwu yang sedang duduk di depan seorang polisi kemudian berkata saya diminta tiba ke sini. Bibi panggil Seongwu. Katanya kamu memerintahkan gadis ini masuk ke tempat tinggal Bu Ban dan saya ingin menentukan itu ucap polisi tersebut.
Bibi kenapa gadis ini mencuri barang di rumahku tanya Seongwu. Ban Hani berkata kalau beliau anak keponakan adik temanku usang di Amerika jadi tak sanggup berbahasa Korea. Dia berbahasa Korea dengan baik bahkan mengataiku “berandal” dan “bodoh” kata Seongwu.

Hayoung tiba kemudian memerintahkan Seongwu menanti diluar kemudian memerintahkan Ban Hani mengatakan dengannya. Apa yang kamu harapkan tanya Hayoung di saat mereka di luar. Maafkan saya Hayoung ucap Ban Hani.
Kau senantiasa minta maaf ucap Hayoung kemudian mengajukan pertanyaan cuma itu yang sanggup kamu katakana hingga kapan kamu akan mengusik hidupku, kamu sudah merebut Ayah dari hidupku apa masih belum puas.

Karena orang menjengkelkan dan egois sepertimu saya tak sanggup menyebut kata “Ayah” selama 20 tahun terakhir dan sehabis punya anak dan menjadi ibu kupikir semua akan membaik tetapi kini pun sungguh merindukan Ayah dan saya ingin memegang tangannya, memeluknya, dan mendengar suaranya ucap Hayoung sembari menangis.
Ban Hani cuma sanggup menunduk seraya meminta maaf. Jika kamu merasa bersalah jangan timbul di hadapanku lagi melihatmu dan anakmu yang serupa sepertimu 20 tahun kemudian membuatku merasa ngeri ucap Hayoung kemudian pergi menyenggol Ban Hani.

Bukankah Ban Hani bersikap keterlaluan di hari pertama beliau terlambat, melaksanakan kesalahan, dan pulang lebih permulaan ucap Bang Ok Joo di saat semua tim buatan masih di kantor mengakhiri pekerjaan mereka.
Maka itu siapa yang memberi beliau pekerjaan ini apa beliau putri belakang layar Pimpinan ucap Kim Yong Hwa. Tak apa-apa ucap Oh Jieun kemudian berkata terima kasih untuk hari ini meski tak sanggup makan siang dengan benar kemudian pamit pulang lebih dahulu.

Saat sedang di kendaraan beroda empat perjalan pulang Oh Jieun mengingat percakapan tim buatan megenai masa SMA, Oh Jieun menyaksikan wilayah KARAOKE UNGU, kemudian masuk mulai menyanyikan dan menari sendirian di sempurna karaoke tersebut.


Hei sudah kubilang jangan dibawa ucap Ban Hani sampaumur di saat mereka berlangsung menuju kerumahnya. Ban Hani sampaumur berkata Si Elang Botak memerintahkan kita mengambilnya lagi pula sayang kalau dibuang begitu saja.
Kenapa kamu mencuri baju Hayoung tanya Ban Hani dewasa. Kau sanggup pekerjaan gres tetapi tak ada baju untuk dipakai kata Ban Hani kecil. Ban Hani sampaumur menyampaikan kalau ia tak meminta melakukannya dan jangan berkeliaran.
Kau pikir saya penjahat yang mesti dikurung tanya Ban Hani kecil kemudian berkata kalau sudah kembali saya akan membalas semua perbuatannya di masa ini.
Aku mohon padamu jangan lakukan apa pun uau di sini ataupun di masa kemudian kumohon jangan banyak berperilaku ucap Ban Hani sampaumur kemudian berlangsung meninggalkan Ban Hani kecil.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar